Selasa, 22 November 2011

(2) PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP

Indonesia adalah eksportir batubara terbesar kedua di dunia (setelah Australia, 2006). Disaat harga
minyak yang terus membumbung tinggi pembangkit listrik tenaga uap (pltu) layak menjadi
pertimbangkan.

Gambar di atas merupakan diagram cara kerja pembangkit listrik tenaga uap yang berbahan bakar
batu bara. Berikut adalah detail penjelasan gambar yang diterjemahkan secara bebas dari situs
aslinya.
- Coal Supply (pengumpan batu bara): Batu bara dari tambang di kirim ke "coal hoper" dan
dihaluskan sampai ukuran 5 cm. Setelah itu dikirim ke pembangkit melalui konveyor
- Pulverizer (Alat penghancur): Batu bara dihaluskan lagi sampai menjadi bubuk dan di campur
dengan udara kemudian ditiupkan ke tungku pembakaran.
- Boiler: Batu bara yang dibakar di ruang pembakaran digunakan untuk memanaskan air didalam
boiler sampai menjadi uap. Uap ini yang digunakan untuk memutar rotor dan membangkitkan
energi listrik
- Precipitator, stack (alat penangkap debu): Pembakaran batu bara akan menghasilkan karbon
dioksida (CO2), sulpur dioksida (SO2) dan Nitrogen oksida. Gas - gas ini keluar dari boiler
melalui Precipitator dan stack: Precipitator mampu 99.4 % debu sebelum gas dibuang ke
udara. Sedangkan sisa pembakaran yang lebih berat akan mengendap ke bawah boilerdan
dibuang lagoon.
- Turbin dan Generator: Uap bertekanan tinggi dari boiler digunakan untuk memutar bilah
turbin yang dihubungkan dengan generator dengan bantuan poros. Poros yang berputar ini
akan menghasilkan energi listrik di dalam generator.
- Condensers (kondensor): Uap panas yang keluar dari turbin dialirkan ke kondensor. Di
kondensor uap didinginkan sehingga terkondensasi menjadi air, air ini di pompakan lagi ke
boiler untuk dipanaskan dan proses ini terus berulang (resirkulasi).
- Water treatment plant: Untuk mengurangi korosi pada pipa - pipa boiler, air yang digunakan
untuk boiler harus dibersihkan. Air yang mengandung lumpur akan dibuang keluar dari sistem.
- Substation, transformer, transmission lines: Energi listrik yang di hasilkan oleh generator
harus di naikan voltasenya melaui transformer (travo step up) sebelum di kirim melalui jalur
transmisi (transmisi line). Tujuan untuk menaikan voltase ini untuk mengurangi energi yang
terbuang selaa proses pengiriman.

Tidak ada komentar: